Online Public Access Catalog

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Gerbang Agama-Agama Nusantara : (Hindu, Yahudi, Ru-Konghucu, Islam & Nasrani) Kajian Antropologi Agama dan Kesehatan di Barus
Bookmark Share

Text

Gerbang Agama-Agama Nusantara : (Hindu, Yahudi, Ru-Konghucu, Islam & Nasrani) Kajian Antropologi Agama dan Kesehatan di Barus

Tumanggor, Rusmin - Personal Name; Sutanto, Rahmat Edi - Personal Name;

Buku ini merupakan kajian antropologi mendalam perihal agama dan kesehatan masyarakat Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Barus memang sudah sejak dulu terkenal dengan kapurnya, kapur barus, yang bisa digunakan untuk mengawetkan jenazah. Alhasil, kapurnya itu telah menjadi komoditas utama yang diperdagangkan. Sesuai dengan judulnya, yakni Gerbang Agama-Agama Nusantara, Barus yang terletak di pantai barat Sumatera menjadi salahsatu tempat yang paling sering dikunjungi oleh para pedagang dari negeri lain, seperti pedagang dari Cina dan Arab. selain itu pelabuhan yang ada di Barus juga acapkali digunakan untuk transit. Akibatnya, terjadilah kontak sosial dan budaya antara masyarakat Barus dengan para pedagang dari seantero negeri.

Kemudian buku ini juga memaparkan kehidupan masyarakat Barus sebelum dan setelah datangnya agama-agama di tanah Batak, pandangan hidup mereka, konsepsi mereka tentang kesehatan dan penyakit, beserta para penyembuh "datu" dengan ramuan tradisionalnya. Kajian ini menjadi penting karena kita bisa menelusuri bagaimana awal persentuhan budaya lokal dengan luar, yang nantinya akan memiliki pengaruh kepada agama-agama yang dianut dan cikal bakal menyebarnya agama-agama ke Nusantara ini. Melalui pelabuhan Baruslah agama-agama seperti Yahudi, Ru, Konghucu, Buddha, Hindu, Islam, dan Kristen menjejakkan kakinya pertama kali di bumi pertiwi ini.

Terlebih kajian ini juga bisa memberikan sebuah gambaran mengenai sistem pengobatan tradisional yang hidup dan dihidupi oleh masyarakat Barus melalui cara-cara mereka dalam meracik ramuan-ramuan tradisional. Ramuan-ramuan tradisional mereka gunakan sebagai obat dan biasanya ramuan itu terdiri dari tumbuhan-tumbuhan yang memiliki khasiat, salah satu organ tubuh dari hewan, dan benda-benda lainnya yang dianggap memiliki nilai kesakralan yang tinggi. Buku ini menggambarkan konfrontasi dan akulturasi antara kebudayaan "modern" yang rasional dan khas Barat dengan kebudayaan "tradisional" setempat yang kaya akan unsur magis dan klenik khas Timur.


Availability
#
Location name is not set Location name is not set
B0053HMM
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
-
Publisher
Depok : Komunitas Bambu., 2017
Collation
xx + 408 halaman; 15,5 x 24 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9786029402858
Classification
NONE
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. Pertama
Subject(s)
Antropologi
Agama
Kesehatan
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

Museum Multatuli memiliki tema anti-kolonialisme. Untuk mendukung tema tersebut, kami menyediakan katalog koleksi buku-buku dan benda-benda agar bisa diakses publik.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?